toko-delta.blogspot.com

menu

instanx

Tampilkan postingan dengan label hari subagya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hari subagya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 November 2008

Awas! Ada yang Mengendalikan Anda

Oleh: Hari Subagya


Ada seseorang yang mengontrol anda pada setiap gerakan. Ada seseorang yang mengontrol anda untuk sukses maupun gagal. Anda ingin terus atau memilih untuk menyerah.

Ada seseorang yang mengontrol anda mulai dari bangun pagi. Apa yang ingin anda minum, sarapan pagi, pakaian yang anda kenakan. Seseorang yang mengontrol, karir mana yang ingin anda lalui, teman mana yang anda pilih atau mengontrol anda apakah anda memilik sukses atau gagal.

Seseorang ini mengontrol segala yang anda lakukan. Seseorang itu adalah diri anda sendiri. Seseorang ini andalah asset yang paling berharga dalam kehidupan anda. Dialah yang mengontrol setiap aktivitas dan pilihan-pilihan kita.

Cara anda mengontrol diri anda sendiri di masa lampau, adalah cara yang menjadikan anda seperti sat ini. Anda senang cara dia mengontrol diri anda ? Atau anda sangat kecewa?

Anda harus menyadari cara anda mengontrol diri anda sendiri saat ini dan hari-hari mendatang bisa membawa diri anda kemanapun anda mau.

Tentukan arah, dan tanamkan komitmen yang tinggi secara konsisten. Jadikan diri anda sendiri sebagai pengontrol yang baik terhadap tujuan anda.

Setiap bangun pagi, katakan pada diri anda, apakah anda akan malas atau rajin? Maka pilihlah rajin. Anda akan bad mood atau good-mod? Maka pilihlah Good-mood. Anda akan cemberut atau tersenyum. Pilih tersenyum! Anda akan jalani hari dengan murung atau gembira? Pilihlah gembira! Anda akan berfikir dan bersikap positif atau negatif? Pilihlah Positif.

Lihatlah bahwa semua adalah pilihan anda. Semua di bawah kontrol anda. Semua di bawah pengawasan anda. Apakah anda akan menyalahkan orang lain jika dalam kehidupan anda sekarang belum sukses dan berhasil? Apakah begitu?

Anda berhak seratus persen atas diri anda sendiri. Andalah yang pantas disalahkan, karena anda yang memegang kendali. Anda bisa bilang “Ya” atau “Tidak” atas ide-ide dan anjuran orang lain, namun semua tetap anda yang menentukan.

Sekarang saatnya anda menyadari bahwa, kendali ada ditangan anda. Nasib anda ada ditangan anda sendiri. Kesuksesan anda ada seratus persen di tangan anda sendiri. Andalah yang menentukan.

“A man who doesn't trust himself can never really trust anyone else.”
--Cardinal De Retz

* Hari Subagya adalah Penulis buku Time To Change.

Selasa, 11 November 2008

Dinosaurus, di Mana Dikau Berada?

Oleh: Hari Subagya

“Every human has four endowments - self awareness, conscience, independent will and creative imagination. These give us the ultimate human freedom... The power to choose, to respond, to change.”
-- Stephen R. Covey

Sahabat sukses, kalau anda saya tanya di mana dinosaurus sekarang berada, apa jawaban anda? Anda akan menjawab "Sudah punah." Kalau saya tanya di mana macan india, macan jawa, atau jenis-jenis binatang kuat dan perkasa lainnya, saya yakin jawaban anda adalah "Sudah Punah, atau hampir punah" sehingga anda jarang melihatnya kecuali di TV atau di kebun binatang.

Apa pelajaran yang dapat kita ambil dari hal ini. Ternyata besar dan kuat tidak menjamin kita menjadi bisa bertahan. Dinosaurus adalah jenis binatang yang sangat kuat. Tidak ada makluk di muka bumi ini yang berani melawan dan mampu mengalahkannya. Lalu mengapa dinosaurus punah?

Jawabanya adalah PASTI, hanya makluk yang bisa beradaptasi lebih baik yang bisa bertahan. Dalam hal ini, manusia adalah salah satu jenis makluk yang paling bisa beradaptasi. Kuat bukan sebuah jaminan, IQ juga bukan jaminan. Kalau anda ingin survive maka CHANGE adalah garansi, anda akan menjadi orang terakhir yang "punah".

Sahabat sukses, segala sesuatu berubah. Cara makan, cara bicara, jenis makanan, alat yang digunakan, selera, teknologi dan hampir semuanya berubah. Apa akibatnya bila anda tidak menjadi orang yang adaptif dan susah berubah serta enggan melakukan perubahan?

ANDA AKAN TERSINGKIR
Salah satu ciri orang yang susah berubah, adalah orang yang malas belajar. Sudah merasa senang di zona nyaman, berfikir kalau segala sesuatunya stabil, tidak memiliki cita-cita yang tinggi, takut terhadap tantangan dan tidak berani mengambil risiko. Masih banyak lagi ciri dan hal-hal yang bisa membuat orang susah untuk berubah.

Belajar adalah salah satu yang paling mempengaruhi orang berubah, tumbuh dan maju. Karena dengan belajar akan terbangun "Kegelisahan positif" untuk melakukan perubahan-perubahan, perbaikan perbaikan dan menjadikan kehidupannya menjadi dinamis dan menarik.

Apakah anda jenis "dinosaurus" yang kuat dan perkasa, namun punah paling pertama? Mungkin anda masih ingat konglemarat-konglomerat yang ternyata bisnisnya hancur dan bangkrut duluan. Mungkin juga anda ingat pembesar-pembesar yang merasa aman dan nyaman, ternyata terpuruk dan menjadi bulan-bulanan media, bahkan sampai sekarang masih menjadi tahanan, atau boronan.

Sahabat sukses, sebaiknya kita mulai menyiapkan diri untuk perubahan, memulai membangun diri menjadi manusia dan pribadi yang siap terhadap perubahan dan jika anda ingin lebih dan berkontribusi, jadilah agen-agen perubahan dalam diri, keluarga, perusahaan atau organisasi organisasi anda. Agar kita bisa menjadi manusia yang lebih bisa memiliki kemampuan bertahan. Lebih tumbuh. Lebih maju.

Have a fantastic day! Salam Perubahan buat anda, dan tinggalkan secara bertahap sifat-sifat dinosaurus yang ada pada diri kita. Sukses untuk anda!

Hari ini adalah hari pertama dalam sisa hidup kita, maka hari ini adalah hari yang paling baik untuk mulai belajar dan mulai perubahan-perubahan itu. Semoga bisa membangun kegelisahan anda untuk berubah dan terima kasih bila anda mau memberitahu teman anda tentang http://www.pembelajar.com pada teman dan sahabat, karena berarti anda sudah mulai menjadi agen-agen perubahan.

Salam Perubahan!

* Hari Subagya adalah penulis buku laris Time To Change

Diam! Dengar-Dengar. Lihat-Lihat. Bicara

Oleh: Hari Subagya



Diam! Tanpa sadar, banyak diantara kita sangat pandai berbicara, namun bukan dalam konteks kerja dan berkarya. Sering anda berbicara, berteori, berfalsafah dan menghabiskan waktu dan tenaga hanya untuk menganalisa masalah dengan mem-perbincangkan saja.

Atau lebih parah, anda hanya berbicara soal-soal yang sangat tidak bermanfaat. Gosip, infotainment murahan, ngrumpi, membicarakan tetangga, rekan kerja, atasan dan banyak lagi hal-hal negatif yang akan menghabiskan waktu anda dan memasukan “sampah” dalam pikiran anda.

Diam tidak bicara, adalah pilihan yang bijak untuk anda. Dalam suatu kekacauan, diam bisa menjadi kontribusi untuk semua penyelesaian masalah.

Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya "ruang". Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli

“Diam itu emas, namun bicara baik dan benar itu berlian”

Inilah ungkapan yang sangat tepat untuk alat bicara kita. Anda memiliki sesuatu yang baik dan benar? Silahkan bicara, jika tidak, sangat bagus jika anda diam. Kesuksesan anda juga sangat ditentukan oleh keahlian anda mengendalikan diri dalam berkata-kata dan berbicara.

Itu pula sebabnya alat output anda jumlahnya lebih sedikit dibanding alat input. Tuhan ciptakan mulut hanya satu, sedang mata dan telinga, masing-masing dua. Orang bijak mengatakan, agar kita lebih banyak melihat dan mendengar dibanding harus berbicara.

Keseimbangan antara bicara dan diam, juga merupakan kunci sukses anda. Anda harus tahu, kapan harus bicara dan kapan harus diam. Keseimbangan ini, hanya anda yang tahu. Coba renungkan! Jika saat ini anda terlalu diam dan kurang bisa bicara, maka belajarlah untuk mengeluarkan pendapat anda. Namun bila anda sudah terlalu bancak bicara, maka sebaiknya anda diam.

Segera berubahlah menuju titik keseimbangan anda dalam diam dan bicara. Perbanyak pula keheningan dalam lingkungan anda, untuk mendapatkan kejernihan dalam berfikir, kejernihan dalam mengambil keputusan.

Silence is the true friend that never betrays. Diam, akan memberi ruang untuk anda. Diam akan memberi ruang untuk lingkungan anda. Diam akan memberi ruang untuk telinga anda mendengar. Mendengar kebijakan, mendengar keindahan, mendengar kebaikan, mendengar bisikan-bisikan kesuksesan yang hanya bisa anda dengar, saat-saat anda diam.

Diam! Jangan berfikir.
Perbanyak gunakan hati.
Diam! Jangan mengeluh.
Perbanyak mensyukuri, apa yang telah anda miliki.

Diam! Berhentilah meminta.
Perbanyak memberi.
Diam! Jangan banyak mengatur.
Perbanyak, memberi ruang dan kebebasan.

Diam! Jangan mengritisi.
Perbanyak merenungkan dan perbaiki diri.
Diam! Berhentilah bicara.
Perbanyak menikmati ketenangan.

Diam! Perbanyak mendengar petunjuk-petunjuk kesuksesan anda.

"Growth takes place in a person by working at a deep inner level in a sustained atmosphere of silence." -- Dr. Ira Progoff

* Hari Subagya adalah penulis buku best seller Time To Change dan buku Success Proposal

Senin, 10 November 2008

Mission Im [possible]

Oleh: Hari Subagya


(Sebagai renungan di awal tahun 2006)

Sahabat sukses. Dalam perjalanan hidup anda sekarang ini, adalah perjalanan sebuah misi. Misi kehidupan yang hanya sekali saja akan anda jalankan. One way Ticket!

Kehidupan tak akan pernah bisa anda putar ulang. Tidak ada kesempatan kedua, dan anda harus berhasil. Anda harus sukses. Bila anda sukses maka anda menang, bila tidak maka anda akan kalah dan hanya akan menjadi beban kehidupan.

Beban keluarga, beban orang lain, beban masyarakat, beban negara dan bahkan beban dunia. Kehadiran anda hanya akan menjadi masalah dan masalah.

Sahabat sukses,… apakah anda akan relakan kehidupan anda yang hanya sekali ini, sebagai orang yang kalah?

Sahabat sukses,… apakah anda akan relakan kesempatan yang tersisa untuk menyerah?

Hidup anda adalah sebuah misi. Misi ini menjadi bisa sangat berat namun bisa menjadi sangat ringan dan menyenangkan. Misi kehidupan anda haruslah SUKSES!

Anda tidak akan memiliki pilihan lain kecuali anda harus sukses!

Anda terlahir sebagai pemenang..

Anda telah mengalahkan 250 juta sel sperma atau calon manusia. Andalah pemenangnya.

Saat anda masih bayi anda belajar berdiri. Anda terjatuh dan anda bangkit kembali. Saat anda semakin besar anda belajar berjalan dan terjatuh. Namun anda bangkit lagi. Saat anda beranjak lebih besar anda belajar berlari dan terjatuh, anda bangkit kembali. Kini anda bisa berjalan, berlari dan memiliki banyak pengetahuan dan keahlian. Akankah anda menyerah? Atau anda akan tetap bangkit dan bangkit kembali?

Kehidupan begitu indah….

Begitu banyak makanan lezat yang bisa kita nikmati, begitu banyak minuman segar yang bisa kita rasakan. Pemandangan pemandangan yang indah, ada pantai lengkap dengan deburan ombak, ada gunung lengkap dengan udara sejuk yang nyaman. Ada sungai berliku dan bunyi gemericik yang menenangkan jiwa.

Kehidupan begitu indah. Ada saudara yang selalu setia menjadi teman kita, ada keluarga yang selalu menemani dan mendukung kita, ada istri, suami anak yang selalu menggembirakan kita.. Lihat senyuman mereka, dengar tawa candanya… Dunia begitu indah dan nyaman untuk ditempati, dinikmati dan dijadikan tempat untuk bercengkrama.

Kehidupan begitu meriah, ada Mall mall lengkap dengan barang bagus dan indah, Ada panggung hiburan, ada gemerlap lampu, ada suara suara riuh yang menggairahkan, Ada Surau, Masjid, Pure dan gereja, tempat kita menenangkan jiwa dan mengadu pada yang Kuasa. Ada bukit lembah dan pegunungan yang sejuk dan bersih, ada gairah ombak lautan yang setia.....

Apa yang akan kita capai dalam kehidupan ini?

Sebelum Terlambat

Kehidupan adalah sesuatu yang bisa kita jalani dengan suka cita dan cinta. Ingat kembali perasaan cinta itu. Bayangkan anda dengan perasaan jatuh cinta yang luar biasa. Merindu, kangen, ingin bertemu dan memeluk dengan segenap perasaan. Namun anda terganggu oleh keterpurukan dan ketidak berdayaan. Orang yang anda cintai menjauh dan menjauh, karena anda tidak menampakan sinar “kejayaan”, Wajah anda dipenuhi dengan keluhan-keluhan dan suara-suara pesimis.

Sebelum terlambat, segera berbalik arah. Bersemangatlah agar wajah anda lebih cerah dan indah.

Sebelum terlambat, dan orang yang anda cintai menjauh, berprestasilah!

Sebelum terlambat mereka meninggalkan anda. Berbuatlah sesuatu!

Kita BUKAN orang yang bodoh?

Begitu banyak kenikmatan dan keindahan yang bisa dinikmati oleh orang yang pandai. Begitu banyak perasaan dan sensasi yang bisa dicapai oleh orang pandai. Kekayaan, penghargaan, harga diri, status, uang, harta, keluarga yang tercukupi. Bahkan ibadah-ibadah yang hanya bisa oleh mereka yang mampu.

Akankah anda berhenti belajar?

Apakah anda orang yang malas?

Mereka yang sukses adalah mereka yang rajin dan pantang menyerah. Mereka yang selalu berusaha, mereka yang selalu berjuang, mereka yang selalu memperbaiki diri. Sedang orang yang malas akan terlindas, tertinggal, terpuruk, dan menjadi cemoohan.

Lihat dan ingat kembali wajah keluarga anda!

Lihat dan ingat kembali tempat tinggal anda!

Lihat dan telusuri kembali wajah ibunda!

Lihat dan telusuri kembali wajah istri atau suami anda.

Wajah anak anda……

Mereka menunggu kesuksesan anda.

Jangan biarkan kesabaranya tak tertahan…

Bergegaslah untuk menuju kesuksesan yang luar biasa…..

Kini anda sedang dalam sebuah misi, dimana anda tidak boleh gagal!

Ini adalah sebuah kesempatan yang baik bagi anda.

Anda bisa menjadi apa saja yang anda inginkan.

Anda memiliki segala sesuatu untuk memujudkan impian anda.

Ubahlah pikiran sempit dan keyakinan rendah anda.

Besarkan! Besarkan! Besarkan terus!

Lihat nyala api semangat yang berkobar dalam dada anda!

Semakin besar….semakin besar!

Sekarang saatnya anda memulai CITA-CITA besar itu

Tuliskan!

Tuliskan dengan HURUF BESAR! di hati anda yang paling dalam.......

Selamat berjuang, tanhun 2006 akan menjadi tahun kejayaan anda. Doa saya menyertai sahabat sukses! Salam perubahan!

* Hari Subagya adalah penulis buku best seller Time to Change. Kunjungi websitenya: www.bisnispartner.com

Experiential Learning

Oleh: Hari Subagya


Selama 6 tahun ini saya menekuni bidang experiential learning. Sangat menarik, karena dengan methode belajar seperti ini sangat mudah diingat dan sulit untuk dilupakan. Dampaknya akan jauh lebih kuat. Methode ini seakan miniatur sebuah proses belajar dalam kehidupan. Banyak orang menjalani hidup, tersungkur, terperosok hingga ke titik minus, maka setelah itu, mereka baru tersadar dan mampu mengambil hikmahnya. Kadang kesadaran dari benturan itu sudah sangat terlambat.

Banyak sekali kejadian orang yang terperosok, karena kebiasaannya mencuri, korupsi, dan ketika terungkap dan tertangkap, maka sudah hancur semuanya. Begitu kesadaran timbul, begitu titik kebenaran mulai menyinari hatinya, maka semuanya sudah berbeda. Tenaga sudah habis, sahabat sudah pergi, dan usia semakin senja. Kadang kesadaran akan hal-hal kebaikan begitu terlambat datangnya. Siapapun yang mengalami keterpurukan, pasti dalam hatinya akan berkata: "Seandainya aku menghentikan tindakan burukku sebelum ini, maka aku tidak akan seperti ini."

Methode belajar dengan experiential learning, seakan membuat sebuah episode kehidupan dalam waktu beberapa hari saja atau hanya beberapa jam saja, sehingga akan muncul kesadaran-kesadaran yang kuat akan hal-hal positive: Pentingnya berbuat baik, pentingnya sebuah kejujuran, bagaimana berkomunikasi, bagaimana menjalin kerjasama, bagaimana menselesaikan masalah bersama, bagaimana memotivasi, kesadaran akan pentingnya percaya diri, percaya pada rekan, bahkan hingga pengalaman perjuangan yang tidak mengenal mundur atau pantang menyerah. Harus bisa dan ternyata bisa.

Experiential learning, juga sebuah aktivitas yang sangat dahsyat. Kita mengetahui bagaimana Leonardo da Vinci mengajukan pertanyaan pertanyaan mendasar soal terbang. Bagaimana burung mulai ingin terbang? Bagaimana Burung menambah kecepatanya? Bagaimana burung mengurangi kecepatanya? bagaimana burung berusaha berhenti dan hinggap di dahan pohon?

Aktivitas menanyakan dan menggali apa yang kita alami, apa yang kita lihat dan apa yang kita rasakan, bisa memberikan inspirasi yang sangat berguna bagi sebuah perjuangan sukses. Mengamati apa saja, juga bisa memberikan isnsight yang berguna bagi perjalanan sukses anda. Pertajam pengamatan anda terhadap apapun, maka anda akan merasakan begitu bermaknanya kehidupan, begitu dahsyatnya skenario kehidupan, yang pada akhirnya anda akan menemukan rumus-rumus pasti sebuah kehidupan.

Saya pernah meneteskan air mata ketika membaca cerita seorang bapak yang berturut-turut didera derita: Mulai kedua kakinya hilang, ditinggal istri tercinta, ditinggal anak tercinta menjadi TKW, dan terakhir harus menyaksikan anaknya sendiri di tiang gantungan. Saya mencari apa salah darinya? Namun diawal cerita saya membaca, kalau mereka menikah tanpa persetujuan orang tua. Mungkin anda juga mendengar derita artis kita Cut Mey-mey, mungkin anda juga melihat kisah tragis kehidupan beberapa orang, tetangga atau saudara? Jika anda teliti, maka anda akan menemukan rumus pastinya.

Bagaimana kehidupan orang yang hamil sebelum menikah? Anda bisa melakukan observasi kecil? Bagamana kehidupan orang yang menikah tanpa persetujuan orang tuanya? Bagamana Orang yang gemar minum-minuman keras? Bagamana orang yang selalu merokok? Bagaimana kehidupan para wanita tuna susila? Bagamana kehidupan orang yang senang berjudi? atau bagaimana kehidupan orang yang selalu belajar? Bagaimana kehidupan orang yang wajahnya selalu tersenyum? Bagaimana kehidupan orang yang selalu mengkritik?

A-Ha! (saya pinjam icon-nya Pak Andrias Harefa) Saya sangat yakin anda akan menemukan formula pastinya! Rumus-rumus kehidupan itu benar-benar dahsyat! Namun sayangnya kita tidak cukup waktu untuk mengalami semua kejadian itu agar kita belajar. Kita tidak memiliki waktu untuk menjalani semua rangkaian cerita kehidupan. Untuk itulah kita perlu belajar dari orang lain, kita perlu belajar dari pengalaman orang lain. Atau kita membuat miniatur kehidupan dengan experiential learning (belajar dengan mencoba mengalaminya). Melalui permainan permainan yang sudah didesain sedemikian rupa, melalui skenario-skenario tertentu, agar kita mengalami suasana dan perasaan tertentu.

Lebih dari 6 tahun saya menggeluti experiential learning, saya bisa menemukan formula-formula. Jika dalam sebuah kelompok ada yang arogan, maka tim itu akan gagal dan lambat dalam masah A, Jika kelompok itu dominan dengan orang yang pasif, maka akan gagal dalam kasus B, Jika ada tim yang memiliki tipe pemikir yang banyak pertimbangan, maka mereka akan kalah dalam game C. Itu bisa menjadi sebuah pola.

Lebih dari 6 tahun saya mengadapi sekitar ratusan manusia berbeda setiap minggunya dari berbagai organisasi dan perusahaan, maka saya mulai mengenal karakter-karakter manusia yang sangat beragam. Jangan khawatir hampir semua memiliki plus dan minus. Itu juga sebuah keadilan Tuhan, namun bila mengarahkan dan menempatkan dalam pos-pos yang tepat, maka bisa menjadi sinergi yang luar biasa.

Sahabat Sukses! Belajar dengan mengalami, memiliki sensasi tersendiri, belajar dengan mengamati juga memiliki kenikmatan tersendiri, namun pasti bila anda tidak belajar, maka sensasi-sensasi kehidupan itu tidak bisa merambah dalam kehidupan anda. Mungkin anda hanya menjalani dan memenuhi kebutuhan hidup anda. Mungkin anda hanya tertarik dengan uang! Mungkin anda hanya tertarik dengan wanita cantik atau pria ganteng dan kaya.Ternyata kenikmatan tidak hanya sebatas hal itu. Anda bisa menikmati dinginya udara pegunungan sambil memeluk secangkir kopi panas. Anda juga bisa menikmati berdebarnya jantung ketika anda ingin meloncat dari ketinggian 15 meter dari atas pohon. Anda bisa menikmati kengerian menuruni tebing, bahkan anda bisa menikmati ber-camping di Bantar Gebang (tempat pembuangan sampah).

Anda ingin mencoba?

Coba mulai hari ini, anda amati apa yang anda lihat. Sekali anda berhenti di pangkalan becak dan ngobrol dengan mereka. Temukan pemikiran dan pemahaman mereka tentang hidup, setelah itu simpulkan beberapa pemikiran yang tetap membuatnya menjadi tukang becak bertahun-tahun tanpa kemajuan. Coba anda sesekali makan bakso dari tukang bakso yang selalu lewat di depan rumah anda, tukang asinan, kuli bangunan. Temukan pemikiran dan keyakinan yang mereka anut, lalu simpulkan sikap dan pemikiran apa yang membuatnya "TIDAK BERGERAK".

Kemudian silahkan anda mendengarkan Radio Smart FM: Andrie Wongso, Jansen Sinamo, Fx Hadi Tjokrosusilo, James Gwee, Jacob Esra atau anda temui orang-orang yang anda anggap sukses. Temukan pemikiran mereka, kemudian simpulkan apa yang membuat mereka menjadi DAHSYAT. Menurut anda sendiri.

Pertanyaan berikutnya adalah, jika ada "pemikiran abang becak" ada dalam diri anda dan anda mengetahui itu tidak memberdayakan kehidupan anda, maka segera tinggalkan, namun pemikiran manusia-manusia sukses yang menurut anda belum ada pada diri anda, maka saatnya anda terapkan. Anda coba rasakan sensasinya! Perubahan pasti akan terjadi. Anda akan bangun pagi dengan perasaan penuh semangat dan memiliki agenda yang jelas untuk dilakukan.

Kemudian akan muncul lagi pertanyaan berikut? Jika anda menjalani kehidupan dengan rutinitas yang tinggi (artinya tidak berubah-ubah) maka sebenarnya anda kurang kaya dengan pengalaman kehidupan maupun perjuangan, maka rutinitas itu harus anda pecahkan polanya, ubah polanya, variasikan, perkaya, dan tambahkan "gaya gaya baru" kehidupan anda. Rutinitas yang tinggi tanpa sebuah variasi, bisa menjebak manusia dalam sebuah "kenyamanan" Apa akibatnya? Bisa berakibat enggan berubah, pasrah, bosan, menurunnya daya juang, pesimis dan banyak akibat negatif lainya yang kurang memberdayakan kehidupan kita.

Kesadaran akan perubahan sebenarnya sangat penting, karena dengan kesadaran yang tinggi setiap hal akan berubah, maka seseorang akan jauh lebih waspada! Lebih responsif, lebih siap dan jauh dari krisis. Ingat sebuah krisis adalah perubahan yang membuat kita kehilangan keseimbangan. Kalau anda responsif, maka anda akan segera mendapatkan keseimbangan baru.

Salam Perubahan!

* Hari Subagya adalah penulis buku best seller Time To Change dan buku Success Proposal.

Selasa, 04 November 2008

Tahan… Tahan…Maka Anda Akan Sukses

-
Oleh: Hari Subagya


Saat kita sedang lapar, adalah saat yang sangat baik untuk memperhatikan organ tubuh kita yang bernama lambung. Sebelas bulan lambung itu dimanjakan oleh hampir semua orang. Mungkin termasuk kita semua. Begitu lapar, maka langsung kita isi dengan makanan, atau begitu haus langsung kita guyur dengan berbagai minuman. Kita tidak pernah mengajari lambung kita untuk bersabar, menahan diri atau berkompromi.

Apakah perlu lambung kita di ajak berkompromi? Apa perlu sesekali kita menawar? Apa perlu sesekali kita rem keinginan lambung kita? Perlukah lambung kita dilatih untuk menahan diri? Tidak makan dan tidak minum. Apa kira-kira reaksi lambung kita? Apakah akan rusak? Atau justru menjadi lambung yang mudah diatur, mudah dikendalikan dan bisa pengertian dengan kita. Ini sebuah rahasia yang menarik untuk diungkapkan.

Mari kira bermain-main dengan logika. Bila seorang anak, minta apa saja selalu diturut dan tanpa reserve. Minta apapun langsung dipenuhi. Saat itu juga sesuai dengan keinginannya. Kira kira anak seperti apa yang akan terjadi? Bagaimana Pertumbuhan jiwanya? Apakah mereka akan menjadi anak yang tangguh? Apakah akan menjadi anak yang memiliki kepekaan yang baik? Lebih baik anda yang menjawabnya.

Bagaimana dengan seekor ular? Untuk mendapatkan kulit barunya (nglusungi) maka sang ular harus bertapa dalam beberapa hari bahkan bulan. Setelah itu, kulitnya akan mengelupas dan berganti dengan kulit baru yang lebih mengkilat dan muda. Luar biasa! Mengapa harus bertapa dan berpuasa?

Sekarang bagaimana dengan ulat yang menjadi kupu-kupu? Berapa lama ulat harus menjadi kepompong dan bermetarmofose menjadi kupu-kupu. Setelah berpuasa, maka jadilah seekor ulat menjadi kupu-kupu yang indah dan menakjubkannya lagi, ulat itu bisa terbang.

Lain lagi dengan seekor burung rajawali. Sang burung harus berpuasa selama seratus lima puluh hari. Kemudian dengan penderitaan dan perjuangan yang sangat keras, paruh dan cakarnya mengelupas lepas. Secara perlahan tumbuh paruh baru, tumbuh cakar baru dan tumbuh bulu-bulu indah yang baru. Sang Rajawali mendapatkan kekuatan primanya kembali.

Mengapa Tuhan mendesign sebuah proses revitalisasi dengan berpuasa, dengan manahan diri, dengan proses yang sangat unik dan menarik. Sangat patriotik dan membutuhkan kekuatan tekad yang luar biasa. Seekor ular akan menjadi ular lusuh dan lemah, seekor ulat akan tetap menjadi ulat yang menjijikan dan seekor rajawali akan mati. Ya semua itu akan terjadi, bila mereka tidak mau melakukan ritual yang suci. Ritual untuk mendapatkan kekuatan diri.

Menahan diri sepertinya menjadi kunci dari segala kesuksesan dan kemegahan. Menahan diri untuk tidak sombong, menahan diri untuk tidak malas, menahan diri untuk tidak rakus, menahan diri untuk tidak menyakiti, menahan diri untuk tidak marah, menahan diri untuk tidak memaki, menahan diri untuk tidak menyudutkan, menahan diri untuk tidak merasa berkuasa.

Menahan diri
Tahanlah sekuat tenaga, latihlah dan anda akan menjadi pribadi yang sangat kuat. Kebiasaan anda menahan, akan menjadi sesuatu yang sangat luar biasa. Ini benar-benar ajaib. Contoh sederhana saja. Jika anda ingin marah dan anda mampu menahan satu menit saja dan gunakan untuk berfikir, maka kemarahan itu pasti bisa lebih terkendali. Bahkan dalam ilmu emosi,. Anda cukup menahan 6 detik, sudah bisa membuat anda mengambil keputusan yang baik. Paling tidak anda terhindar dari khilaf dan penyesalan.

Jika anda orang yang boros, maka anda bisa menahan keiningan anda menghamburkan uang. Anda bisa mengalihkan ke menabung. Jika anda orang yang bermalas-malasan, maka tahanlah keinginan anda untuk duduk merenung, menonton TV berjam-jam dan juga tidur dan bangun siang setiap hari. Belajarlah bangun pagi dan mulai melakukan sesuatu. Jika anda terus belajar menahan diri dari hal-hal buruk, maka kehidupan pasti akan berpihak kepada anda.

Tuhan adalah yang menciptakan kita. Organ tubuh dan diri ini adalah ciptaanNya. Begitu banyak contoh nyata yang kita lihat, seperti Ular, Kepompong, Burung Rajawali dan banyak lagi jenis binatang yang mendapatkan keunggulanya kembali, melalui proses puasa. Menahan diri, tidak mengumbar nafsu.

Sekarang giliran kita. Apa yang ingin kita jalani dalam mendapatkan kembali vitalitas diri, mendapatkan keunggulan dan prestasi, mendapatkan kekuatan baru untuk lebih maju, berubah dan lebih sukses. Sekarang giliran kita, untuk memulai melakukan ritual pembersihan diri dan revitalissasi.

Buat anda semua, selamat menjalankan Ibadah puasa bagi yang menjalankannya, semoga perjuangan anda akan memberikan makna yang dalam dalam menjalani kehidupan ini. Memberikan sensasi kehidupan dan kesadaran yang mendalam, kalau kita adalah hanya sebuah makluk di planet ini dan ada yang Maha kuasa yang mengatur kita dan perjalanan bulan bumi, planet dan matahari, serta seluruh benda-benda angkasa dan juga amuba virus dan bakteri.

Keiklasan dan semangat untuk berubah layaknya kepompong yang akan menjadi kupu-kupu. Selamat menjadi kepompong ramadhan!

* Hari Subagya. Motivator Perubahan, Penulis Buku TIME TO CHANGE dan Founder BisnisPartner.com

Ternyata Anda Bisa Lebih Kaya Dibanding Bill Gate!

Oleh: Hari Subagya


Alkisah seorang lelaki muda merasa hidupnya terpuruk. Rumah tidak punya, kekasih tidak punya, dan hanya memiliki pekerjaan yang tidak mentereng. Dia seorang penjaga toko di sebuah desa yang juga tidak terlalu rame. Gubug reot yang ia tinggali di tepian sungai, juga terlihat kumuh dan tak terurus. Karena sang pemuda ini sedang jatuh cinta, dan ternyata perasaan cintanya mendapat balasan yang menyakitkan, maka baru muncul keinginannya untuk menjadi sukses. Menjadi seorang yang kaya dan bisa membeli apa pun yang diinginkanya.

Sang pemuda melamun di tepian sungai dekat rumahnya. Malam yang gelap gulita tidak digubrisnya. Ia terus melamun dan melamun, berdoa dan berharap agar bisa menjadi orang yang kaya. Ingin memiliki istri yang cantik dan keluarga yang berkecukupan. Gedebug! Seorang lelaki hitam legam mengejutkan lamunanya. "Hahahahaha! Apa yang engkau inginkan pasti bisa terlaksana, asal aku boleh membeli harta yang tidak berharga dan tidak ada manfaatnya darimu.."

Sang pemuda terheran-heran dan kaget. "Apa yang kamu inginkan? Aku tidak memiliki apa-apa..."

"Aku akan membayar berapa pun harga yang kau mau, bila kau mengijinkan untuk menjual bayanganmu."

"Bayangan?" Si Pemuda terheran-heran. Kalau hanya bayangan, sepertinya tidak masalah, pikir sang pemuda. Maka segera saja menyanggupinya. Lelaki besar hitam itu pun mengeluarkan uang berkarung-karung sampai penuh seisi rumah si pemuda. Bahkan berapa pun yang pemuda itu minta akan dipenuhi.

Diambilnya gunting dan mulai dipotongnya bayangan si pemuda. Sekarang sang pemuda menjadi manusia terkaya di kotanya, namun tidak memiliki bayangan. Pertama-tama tidak menjadi masalah, namun lambat laun mulai bermunculan masalah. Banyak orang mulai mengetahui kalau Sang Pemuda yang kaya raya ini tidak memiliki bayangan. Orang mulai menjauhinya, orang mulai mengucilkanya.

Singkat cerita, sang pemuda mulai menyesali keputusanya yang gegabah. Dia menyesal dan mulai mencari lelaki hitam yang membeli bayangannya. Sang pemuda ingin mengembalikan seluruh hartanya asal lelaki hitam itu mau mengembalikan bayanganya.

****

Bayangan yang tampaknya tidak berharga, ternyata bisa menjadi sangat memiliki nilai. Dan itu baru disadari setelah ketiadaanya. Apakah Anda juga pernah merasakan sesuatu menjadi sangat berharga ketika sesuatu itu hilang dari hadapan Anda? Pembantu mungkin? Bawahan anda mungkin? Tukang sampah di komplek anda mungkin? Coba mulai anda renungkan dan ingat kembali. Mereka itupun "harta" milik Anda.

Saat ini, coba kembali anda hitung harta milik anda yang mungkin sering anda lewatkan. Mari kita mulai menginventarisir "harta" kita: rumah, villa, mobil, motor, sepeda, komputer, AC, furniture, kebun, ruko, pakaian, handphone, perusahaan. Coba ingat kembali! Apa ada yang terlewat? Berapa total aset anda? Rp400 juta? 500 Juta? 1 Miliar?

Kalau begitu tentu anda sangat miskin dibanding Pak Harto, Abdul Latief, Abu Rizal Bakrie. Ayo hitung kembali asset anda, siapa tahu masih ada yang tertinggal? Bagaimana? Masih ada? Baik mari kita teliti lagi harta kita. Istri atau suami, anak-anak, saudara, teman, tetangga. Ya boleh itu juga bisa menjadi asset kita. Ada lagi?

OK! Sekarang saatnya kita menghitung harta yang satu ini.

Berapa harga satu jari anda? Berapa bila satu jari anda dipotong? Berapa harga Satu tangan anda? Dua tangan?... Berapa harga satu mata anda? Boleh satu miliar? Rp10 miliar untuk kedua mata anda? Nah... sekarang, berapa harga ginjal anda? berapa harga jantung anda? Harga hati anda? harga usus anda? harga kaki anda? harga lidah anda?

Berapa akan anda jual lidah anda? Boleh satu miliar? Apakah anda akan menjual jantung anda dengan Rp10 miliar? Berapa harga kehidupan anda? Apakah masih ada yang terlewat? Temukan dan beri label harga semua organ tubuh yang anda miliki. WOW! Ternyata Anda seorang jutawan, ohhhh bukan! Bahkan anda seorang miliarder!

Tunggu! Ternyata belum selesai Anda menginventarisir harta anda. Ayo lebih cermat lagi! Bagaimana dengan kenikmatan anda melihat mentari pagi? Berapa anda akan hargai hal ini? Apakah Boleh dibeli satu miliar, dan anda mulai tidak bisa menikmati mentari pagi? Bagaimana dengan kenikmatan menikmati gemericik air atau deburan ombak? Bisa menikmati rintik hujan dan kehangatan secangkir kopi? Berapa harga kenikmatan aroma bau rumput dan tetumbuhan yang bisa anda hirup dipagi hari yang segar dan indah?

Anda pasti belum bisa selesai mencatat limpahan karunia Tuhan yang anda terima. Anda pasti belum bisa selesai menuiliskan apa saja yang bisa anda nikmati dalam hidup ini, bila saya berikan waktu hingga minggu depan? Bagaimana? Anda ingin membuat listingnya. Ok Anda boleh kirim ke advice@bisnispartner.com Listing anda akan memperkaya atau memperpanjang deretan "aset" saya juga.

Bagaimana dengan fasilitas yang anda nikmati saat ini. Air minum yang tersedia di kedalaman tanah, angin yang bergerak meniupkan berbagai macam kandungan, udara yang kita hidup, proses detoksinasi saat kita tertidur pulas, rasa ngantuk, rasa lelah dan proses pulihnya kelelahan dengan istirahat., menempelnya diri kita dikulit bumi, tumbuhnya rambut di kepala dan tumbuhnya rambut di alis yang dengan terbatas. Keluarnya cairan keringat saat kita berlari dan juga munculnya rasa haus untuk menjaga agar kita tidak dehidrasi. Barapa anda beri harga?

Oh!!! Wow! Anda benar-benar seorang milyader! Berapa uang yang akan anda terima bila semua itu bisa anda jual secara ketengan pada lelaki hitam pembeli bayangan? Sang pemuda yang terlanjur menjual bayangannyapun menyesal dan mengembalikan seluruh hartanya pada lelaki hitam. Bayangan yang seakan tidak berharga itupun, ternyata sangat berharga buat kehidupanya. Rumah mewah dan uang banyak, tidak memiliki arti apa-apa bila dibanding dengan sebuah bayangan diri.

Bukankah bayangan itu tidak memiliki fungsi apapun? Tanpa bayangan, tentu akan melihat Anda sebagai makluk aneh dan anda akan dikucilkan. Menjadi kayaraya dengan jalan yang tidak benar, juga akan membuat anda seperti manusia tanpa bayangan. Anda akan dikucilkan dan harta anda tidak akan memiliki arti apapun. Karena tanpa "bayangan" anda bukan manusia!

Saat ini di penjara Nusa Kambangan, telah bermukim "manusia-manusia tanpa bayangan". Berlimpah harta, namun kurang bisa dinikmati. Hartanya tidak bisa menghapus kegelisahanya atas kehilangan "bayangan".

"Bayanganlah" yang membuat jatidiri kita sebagai manusia. Bukan kekayaan yang berlimpah. Anda boleh memiliki apa pun: mobil, rumah megah, pesawat pribadi dan jenis harta lainya, namun tanpa "bayangan" anda bukanlah manusia. Tanpa "bayangan" anda tidak layak disebut manusia. Jadi apa pun pencapaian anda, jati diri anda sebagai manusia harus tetap dijaga.

Saya begitu prihatin dengan kondisi dunia saat ini yang tata pergaulanya sangat rentan dengan perselisihan dan pertengkaran, saling curiga dan peperangan. Apa yang mereka perebutkan? Mereka beperang memperebutkan kekuasaan, harta, kelompok, gengsi, pamor, kedudukan, namun mereka melupakan "Bayangannya" yang akan terpotong, sehingga hilang jati dirinya sebagai manusia mulia.

Sahabatku semua pengunjung pembelajar.com, sekarang saatnya kita kembali menghitung "kekayaan" yang kita miliki. Ayo hitung dan hargai semuai kekayaan dan fasilitas yang bisa anda nikmati dalam hidup ini. Ternyata kita hanya sedikit lebih miskin dibanding Bill Gate, atau bahkan kita bisa lebih kaya dari Bill Gate, karena kita pandai menghargai karunia-karuniaNya, karena kita lebih pandai menghitung "aset-aset" kita.

Sahabat, saatnya kita menghitung terus "aset-aset" kita yang tidak bisa dibeli oleh uang. Saatnya kita mulai membangun harapan menjalani hidup lebih baik, meluruskan jalan yang kita telah tetapkan. Membangun optimisme dan persabatan sekaligus memiliki kekuatan untuk tidak menjual "bayangan" kita dengan harga berapapun, apalagi dengan harga yang murah.

* Hari Subagya adalah Founder BisnisPartner.com

toko-delta.blogspot.com

Archives

Postingan Populer

linkwithin

Related Posts with Thumbnails

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.