-Oleh: Nathalia Sunaidi Malam lalu mobil saya terserempet sebuah sepeda motor ketika hendak ambil jalur kiri untuk keluar dari antrian macet. Tiba-tiba dari sebelah kiri sebuah motor menabrak kaca spion saya dan terjatuh. Kontan saja sopir saya turun untuk melihat keadaan pengendara motor itu. Di sana sudah berhenti seorang pengendara motor lainnya untuk membantu. Masih ada orang yang berniat menolong, pikir saya. Setelah dilihat ternyata keadaan kedua pengendara motor yang terjatuh itu baik-baik saja. Celakanya, kedua orang itu dalam keadaan mabuk dan tubuhnya penuh tato. Begitu melihat penampilan mereka, pengendara motor yang tadinya berniat menolong langsung tancap gas dan pergi. Gawat, pikir saya. Untung sekali sopir saya orang yang sabar dan tidak penuh emosi. Dia meminta maaf tanpa berpikir...