Oleh: Sansulung John Sum Aki Soerjo belum lahir ketika sampan itu sudah mulai bertugas melakukan kesibukan pentingnya. Ya, beliau baru lahir ketika ketinting, sebutan orang Kalimantan untuk sampan, itu mulai menua. Berbagai tambalan terlihat menutupi bekas-bekas lubang. Riak dan ombak tak cuma sekali duakali membuat ketinting itu sempoyongan. Begitu pun, ketinting tua itu masih mengemban tugas yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Tak banyak orang dari orang banyak itu, apalagi riak dan ombak, yang peduli sampai kapan sampan tua itu akan sanggup menunaikan tugasnya. Sementara itu di belahan dunia lain, di dek sebuah kapal terpampang jelas larangan meludah sembarangan. Phuii! Ada saja penumpang yang tidak mengindahkannya. Suatu waktu, Sun Yat Sen naik kapal itu. Kejadian itu, yang mungkin...