toko-delta.blogspot.com

menu

instanx

Rabu, 12 November 2008

Belajarlah ke dan dari Cina

Oleh Marzuki Usman (Sinar Harapan) Rasulullah Muhammad S.A.W, lebih dari 14 (empat belas) abad yang lalu telah bersabda, ”Tututlah Ilmu Walaupun ke Negeri Cina”. Kemudian Napoleon Bonaparte lebih dari dua abad yang lalu pernah berkata, ”Biarkan Cina tidur dan jangan sampai dia bangun, karena jika ia terbangun dunia akan geger dibuatnya!” Ternyata Cina, baca RRC, telah bangun sejak awal tahun 1980-an dan hanya dalam waktu dua dasawarsa telah tumbuh bak meteor dan telah mengoncangkan dunia. Betapa tidak, fakta-fakta berikut ini mendemonstrasikan bahwa RRC telah beralih dari negara miskin yang tertutup diawal tahun 1980-an, sekarang telah menjadi negara kaya yang terbuka. Dua puluh tahun yang lalu cadangan devisanya masih minus, sekarang di tahun 2004 sudah memiliki cadangan devisa sekitar US$...

BACK TO THE FLOOR

Oleh Arief Yuntanu Ada sebuah acara stasiun TV swasta yang kebetulan saya lihat. Dalam acara tersebut ada seorang petinggi/direktur sebuah perusahaan jasa pemindahan barang yang cukup besar sedang melakukan pekerjaan survei. Ia mengangkat barang di rumah klien. Pokoknya dia melakukan pekerjaan yang dikerjakan oleh anak buahnya. Walaupun agak segan melihat bosnya ikut dalam pekerjaan kasar, tetapi si pekerja tersebut semakin akrab dengan bosnya. Sampai akhirnya, keputusan-keputusan strategis yang diambil si bos berasal dari pengalamannya melakukan pekerjaan bersama anak buahnya. Biasanya seseorang yang punya jabatan tinggi jarang sekali melihat secara langsung atau tahu proses pekerjaan yang dilakukan oleh bawahannya. Mereka hanya senang dan tenang berada di kursi empuk di balik meja kerjanya...

Belajarlah ke dan dari Cina

Oleh Marzuki Usman (Sinar Harapan) Rasulullah Muhammad S.A.W, lebih dari 14 (empat belas) abad yang lalu telah bersabda, ”Tututlah Ilmu Walaupun ke Negeri Cina”. Kemudian Napoleon Bonaparte lebih dari dua abad yang lalu pernah berkata, ”Biarkan Cina tidur dan jangan sampai dia bangun, karena jika ia terbangun dunia akan geger dibuatnya!” Ternyata Cina, baca RRC, telah bangun sejak awal tahun 1980-an dan hanya dalam waktu dua dasawarsa telah tumbuh bak meteor dan telah mengoncangkan dunia. Betapa tidak, fakta-fakta berikut ini mendemonstrasikan bahwa RRC telah beralih dari negara miskin yang tertutup diawal tahun 1980-an, sekarang telah menjadi negara kaya yang terbuka. Dua puluh tahun yang lalu cadangan devisanya masih minus, sekarang di tahun 2004 sudah memiliki cadangan devisa sekitar US$...

Belajarlah ke dan dari Cina

Oleh Marzuki Usman (Sinar Harapan) Rasulullah Muhammad S.A.W, lebih dari 14 (empat belas) abad yang lalu telah bersabda, ”Tututlah Ilmu Walaupun ke Negeri Cina”. Kemudian Napoleon Bonaparte lebih dari dua abad yang lalu pernah berkata, ”Biarkan Cina tidur dan jangan sampai dia bangun, karena jika ia terbangun dunia akan geger dibuatnya!” Ternyata Cina, baca RRC, telah bangun sejak awal tahun 1980-an dan hanya dalam waktu dua dasawarsa telah tumbuh bak meteor dan telah mengoncangkan dunia. Betapa tidak, fakta-fakta berikut ini mendemonstrasikan bahwa RRC telah beralih dari negara miskin yang tertutup diawal tahun 1980-an, sekarang telah menjadi negara kaya yang terbuka. Dua puluh tahun yang lalu cadangan devisanya masih minus, sekarang di tahun 2004 sudah memiliki cadangan devisa sekitar US$...

BACK TO THE FLOOR

Oleh Arief Yuntanu Ada sebuah acara stasiun TV swasta yang kebetulan saya lihat. Dalam acara tersebut ada seorang petinggi/direktur sebuah perusahaan jasa pemindahan barang yang cukup besar sedang melakukan pekerjaan survei. Ia mengangkat barang di rumah klien. Pokoknya dia melakukan pekerjaan yang dikerjakan oleh anak buahnya. Walaupun agak segan melihat bosnya ikut dalam pekerjaan kasar, tetapi si pekerja tersebut semakin akrab dengan bosnya. Sampai akhirnya, keputusan-keputusan strategis yang diambil si bos berasal dari pengalamannya melakukan pekerjaan bersama anak buahnya. Biasanya seseorang yang punya jabatan tinggi jarang sekali melihat secara langsung atau tahu proses pekerjaan yang dilakukan oleh bawahannya. Mereka hanya senang dan tenang berada di kursi empuk di balik meja kerjanya...

Positive Habit Development !

Oleh : Ignatius Muk Kuang* Masih ingatkah anda saat pertama kali belajar mengendarai motor atau mobil ? Pada awalnya memang begitu sulit, dan belum terbiasa. Anda mungkin harus terus memikirkan sudah gigi berapa ya motor saya, sudah dekat lampu merah maka harus rem, melihat lampu spion jika ingin masuk jalur kanan atau kiri. Semua hal diatas masih dilakukan atas perintah otak kita. Tapi seiring berjalan waktu dan tiap hari harus mengendarainya maka dengan sendirinya hal tersebut menjadi sebuah habit(kebiasaan). Ayah saya selalu mengatakan bisa dan biasa adalah dua hal yang berbeda. Anda mengatakan bisa mengendarai motor, tapi mungkin anda tidak terbiasa dengannya. Tapi jika anda biasa mengendarai motor otomatis anda bisa. Hal yang perlu dikembangkan dalam hidup anda adalah habit-habit yang...

Multi Stimulus Hasilkan Pengalaman Belajar Efektif

Oleh Rab A. Broto Mengingat masa kecilnya yang hanya menunjukkan kemampuan akademik pas-pasan, mungkin tidak ada orang menyangka bahwa Albert Einstein, akan bisa sukses dan terkenal dalam hidupnya. Apalagi menjadi mahaguru fisika dan penemu Teori Relativitas. Cerita yang nyaris sama juga terjadi pada Thomas Alva Edison, penemu lampu listrik, yang bahkan di masa anak-anaknya disebut oleh sebagian guru di sekolahnya sebagai idiot karena kesukaran belajar sehingga sempat beberapa kali pindah sekolah. Daftar tentang anak-anak yang sebetulnya termasuk cerdas namun tidak dapat berprestasi di sekolah ini pasti bisa Anda perpanjang sendiri dengan cerita dari lingkungan sekitar. Denomena seperti ini sudah sangat lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Dari pengalaman praktiknya, Seto Mulyadi, pakar...

MITRA?

Oleh: Ardian Syam Lebih dari 1 dekade yang lalu banyak ahli manajemen SDM menyatakan bahwa pegawai perusahaan, bila dilihat dari pendekatan akuntansi, dapat dikatakan intangible asset. Saat itu pendekatan ini dianggap paling tepat karena perusahaan mengeluarkan biaya untuk recruitment yang bisa diartikan sebagai invesmen atau pengadaan aktiva. Kemudian pada saat para SDM tersebut diterima maka perusahaan mulai mengeluarkan biaya untuk gaji, allowances dan benefits, yang dengan konsep tadi dapat diartikan sebagai beban operasi dan pemeliharaan aktiva. Kemudian karena performansi yang luar biasa maka para SDM tersebut diberikan promosi atau kenaikan pangkat yang berarti naik pula gaji, allowances dan benefits yang perlu dikeluarkan perusahaan untuk para SDM, yang bila dilihat dari pendekatan...

Menulis Meningkatkan Kecerdasan Intrapribadi dan Linguistik

Oleh: M. Iqbal Dawami Kurang lebih lima belas tahun yang lalu Howard Gardner seorang psikolog sekaligus peneliti Barat telah menemukan sebuah teori tentang multiple intelegence (kecerdasan ganda), yang mengatakan bahwa dalam diri manusia terdapat banyak potensi yang belum dikembangkan. Dan, bahkan kadang potensi tersebut telah kita kubur gara-gara kesibukan kita sehari-hari, seperti pekerjaan dan mengurus rumah tangga atau karena sekolah. Dan dalam budaya kita pada umumnya orang yang dianggap cerdas yaitu orang yang pintar secara otak bukan emosi, atau lebih dikenal IQ (Intelectual Quotient) dan bukan EQ (Emotional Quotient). Dalam penemuannya, setidaknya ada tujuh kecerdasan yang patut diperhitungkan secara sungguh-sungguh sebagai sebuah kecerdasan juga. Tujuh kecerdasan itu di antaranya...

Pola Piramida + Keserakahan = Korban

Oleh Rab A. Broto Konon keledai pun tidak akan mau terjerumus dua kali ke lubang yang sama. Tapi entah mengapa peribahasa itu sepertinya tak berlaku bagi masyarakat investor di berbagai daerah Indonesia yang dalam lima tahun terakhir entah untuk ke berapa kalinya terjerumus dalam kasus sama. Investor jadi korban karena tergiur iming-iming mendapatkan untung besar dan cepat sejak dari praktik penggandaan uang, bank gelap, pencarian harta karun raja-raja di Nusantara sampai bisnis bagi keuntungan. Sering kebuntungan itu hanya jadi rentetan kisah sedih yang terpapar di media massa. Akibatnya sampai kini dana berbilang triliun rupiah milik puluhan ribu investor itu terkatung-katung nasibnya. Korban biasanya tak bisa banyak menuntut karena aset pemberi janji—yang mestinya merupakan kumpulan modal...

Maximize Yourself

Oleh: Ignatius Muk Kuang Bagi anda pecinta basket, saya kira sudah sangat paham betul aturan permainan di dalamnya. Untuk mendapat 3 point dalam satu kali lemparan, sang pemain harus melempar di luar garis 3 point yang ada. Logikanya pemain tersebut harus melempar lebih kuat jika ingin memasukkan bola ke dalam keranjang dibandingkan dia ada di dalam garis tersebut. Contoh lain adalah pemain golf, apabila dia ingin memasukkan bola ke dalam hole yang letaknya lebih jauh maka otomatis dia harus mengayunkan stick golfnya lebih kencang. Hal serupa terjadi dalam hidup anda, jika ingin mendapat hasil yang optimal sesuai harapan anda, maka konsekuensinya anda harus mau dan mampu memaksimalkan kemampuan anda. Banyak orang memiliki perspektif yang salah, di mana mereka mau mendapat hasil yang maksimal...

SIAPAKAH YANG RAJA?

Oleh: Ardian Syam Ada satu pepatah dalam bahasa Indonesia yang saya tidak tahu sejak kapan mulai digunakan: ‘pelanggan (atau pembeli) adalah raja’. Sebuah pepatah yang menunjukkan bagaimana orang-orang yang bergerak di bidang penjualan atau pemasaran memperlakukan pembeli atau pelanggan. Bila dilihat dari pepatah itu maka tidak akan banyak pelanggan dari banyak perusahaan terutama yang berlabel badan usaha milik negara/daerah yang perlu mengkeluhkan layanan buruk yang mereka terima. Namun, apa yang kita dengar di mana-mana? Masih banyak pelanggan, pembeli, nasabah, client (atau apapun cara menyebut mereka) yang menyuarakan keluhan mereka. Keluhan yang disampaikan di televisi, radio, majalah, ataupun koran, termasuk ke saluran-saluran resmi perusahaan yang memberikan pelayanan tersebut. Apa...

SIAPAKAH YANG RAJA?

Oleh: Ardian Syam Ada satu pepatah dalam bahasa Indonesia yang saya tidak tahu sejak kapan mulai digunakan: ‘pelanggan (atau pembeli) adalah raja’. Sebuah pepatah yang menunjukkan bagaimana orang-orang yang bergerak di bidang penjualan atau pemasaran memperlakukan pembeli atau pelanggan. Bila dilihat dari pepatah itu maka tidak akan banyak pelanggan dari banyak perusahaan terutama yang berlabel badan usaha milik negara/daerah yang perlu mengkeluhkan layanan buruk yang mereka terima. Namun, apa yang kita dengar di mana-mana? Masih banyak pelanggan, pembeli, nasabah, client (atau apapun cara menyebut mereka) yang menyuarakan keluhan mereka. Keluhan yang disampaikan di televisi, radio, majalah, ataupun koran, termasuk ke saluran-saluran resmi perusahaan yang memberikan pelayanan tersebut. Apa...

Psikologi Duit, Kesejahteraan dan Keberlimpahan

Oleh: Rab A Broto Apa yang menghentikan seseorang dari sukses secara finansial? Jawabnya karena orang biasanya terfokus pada keyakinan (belief) bahwa sukses keuangan bukan merupakan satu kemungkinan (possibility). Tegasnya banyak orang yang menciptakan beragam hambatan sehingga terus mencegahnya meraih keberlimpahan (abundance). “Pasalnya saat punya keyakinan pembatas (limiting) tentang uang pada level bawah sadar (unconscious), Anda akan sangat susah bergerak mengatasi berbagai keterbatasan finansial karena pikiran bawah sadar itu akan selalu melawan upaya yang dilakukan untuk sukses.” “Itulah mengapa sejumlah orang menghabiskan seluruh hidupnya dari tagihan yang satu ke tagihan yang lain dalam kadar berbeda karena mereka tidak percaya bisa berbuat lebih baik,” tandas pakar NLP (Neuro Linguistic...

Pages 381234 »

toko-delta.blogspot.com

Archives

Postingan Populer

linkwithin

Related Posts with Thumbnails

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.