toko-delta.blogspot.com

menu

instanx

Sabtu, 25 Desember 2010

Lagi, Ruhut-Gayus Terlibat Adu Mulut











Rapat Panitia Khusus Kasus Bank Century di Gedung DPR/MPR, Rabu (6/1), diwarnai adu mulut antara Gayus Lumbuun dan Ruhut Sitompul. Keributan diawali protes Ruhut kepada Gayus yang memimpin rapat. Anggota DPR dari Partai Demokrat itu menganggap waktu bertanya bagi Fraksi PDI Perjuangan terlalu lama. Ruhut menilai hal itu sengaja dilakukan Gayus lantaran juga berasal dari Fraksi PDI Perjuangan.





Politisi PDI Perjuangan, Gayus Lumbuun, dan Ruhut Sitompul dari Partai Demokrat terlibat adu mulut saat rapat Pansus Bank Century di DPR. Ini bukan keributan yang pertama antar keduanya.


"Jangan kurang ajar, kasihan anak fraksi lain. Saudara (Gayus) dengar, satu jam (waktu bertanya) lebih tadi PDIP. Karena itu, jangan kurang ajar. Terima kasih bos, kalau tidak senang lempar palu ke aku," kata Ruhut. Perkataan Ruhut itu tidak diterima Gayus sehingga terjadi adu mulut yang panas.

Bukan kali ini saja Gayus dan Ruhut bersitegang dalam rapat Pansus Century. Selasa petang, kedua politisi itu juga terlibat adu mulut. Keributan dimulai saat Gayus mengajukan interupsi agar pimpinan sidang menegur mantan Direktur Pengawasan Bank Bank Indonesia, Sabar Anton Tarihoran, dan meminta menjawab dengan baik.

Interupsi itu direspon Ruhut agar Anton menjawab pertanyaan dengan bebas. "Terserah bapak saja, itu hak Anda sebagai saksi," kata Ruhut. Mendengar hal itu Gayus menuduh Anton dibela Partai Demokrat. "Bapak didukung Partai Demokrat?" tanya Gayus pada Anton. Ruhut spontan menjawab, "Saudara ini DPR atau BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)? Terima kasih makin indah permainan."

Hari ini, rapat Pansus menghadirkan mantan Deputi Gubernur bidang Penelitian, Pengaturan, dan Perizinan BI, Maman Sumantri, mantan Deputi Gubernur BI, Maulana Ibrahim, serta mantan Kepala Biro Gubernur BI, Rusli Simanjuntak. Kepada Pansus, Maulana membantah telah memberikan memo terkait merger Bank Danpac, Bank Piko, serta Bank CIC menjadi Bank Century seperti yang disampaikan mantan Direktur Pengawasan BI, Sabar Anton Tarihoran
 http://klikunic.com

0 komentar:

toko-delta.blogspot.com

Archives

Postingan Populer

linkwithin

Related Posts with Thumbnails

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.