toko-delta.blogspot.com

menu

instanx

Sabtu, 30 Oktober 2010

Kinahrejo Seperti Kampung Hantu


"Hanya bangunan masjid yang masih kelihatan bentuknya, hanya dipenuhi debu."
Jum'at, 29 Oktober 2010, 07:39 WIB
Elin Yunita Kristanti
Pasca Erupsi Merapi (AP Photo/Slamet Riyadi)
BERITA TERKAIT
  • Foto-foto Pemakaman Mbah Maridjan
  • SBY: Relokasi Korban Tsunami dan Merapi
  • Gubernur Perintah Masjid Galang Dana Bencana
  • Hewan Ternak di Lereng Merapi Diobati
  • DPR: Rp100 M Tersedia untuk Mentawai-Merapi
VIVAnews -- Tiga hari pasca letusan, kondisi lereng Merapi belum pulih. Lava masih terus berguguran sejak Kamis sore hingga Jumat dini hari.

Sementara, Dusun Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan -- tempat tinggal Mbah Maridjan yang luluh lantak, masih tertutup debu.

"Kampung Mbah Maridjan radius 1 kilometer habis. Kalau dalam film horor, seperti kampung hantu," kata Iman Surahman, aktivis Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, saat dihubungi VIVAnews, Jumat 29 Oktober 2010.

Iman menggambarkan, kampung porak-poranda, pohon-pohon bertumbanggan, meranggas, tanpa daun, tanpa bentuk.

Semua rumah rusak. "Hanya bangunan masjid yang masih kelihatan bentuknya, hanya dipenuhi debu. Bangunan lain miring, doyong, bahkan hancur," tambah dia.

Saat ini Kinahrejo dan sekitarnya ditutup untuk umum. Hanya tim tertentu, seperti tim evakuasi, yang boleh masuk.

Proses evakuasi korban manusia sudah selesai dilakukan. "Namun, karena masih masa tanggap darurat sweeping masih dilakukan. Kami khawatir ada orang tidak dikenal, bukan warga, yang saat kejadian masuk ke lokasi rawan," tambah dia.

Tak hanya manusia yang jadi korban saat itu. Juga hewan ternak, harta berharga bagi warga.

Menurut Iman, pasca awan panas 'wedhus gembel' menerjang Kinahrejo, ditemukan 120 hewan ternak yang mati, terutama sapi.
"Kami usahakan ada penguburan hewan-hewan itu, agar aman, tidak membahayakan kesehatan manusia," tambah dia.

Tim relawan, tambah dia, saat ini sedang mencoba membuat penampungan hewan ternak di daerah Srumbun, Magelang.

Saat ini, jelas Iman, hujan abu tidak lagi mengarah ke Selatan, namun ke Barat, sampai Ciamis dan Cilacap.

Sebagai relawan, Iman melihat kondisi Merapi saat ini sebagai kejadian alam yang luar biasa.
• VIVAnews
Masukkan Data-Data Anda Di Bawah! Dapatkan Petuah Sukses Secara Berkala - Selamanya GRATIS! :-)

Name:
Email:

0 komentar:

toko-delta.blogspot.com

Archives

Postingan Populer

linkwithin

Related Posts with Thumbnails

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.