toko-delta.blogspot.com

menu

instanx

Selasa, 02 November 2010

Waspada Wedhus Gembel, Tim SAR Ditarik


Penarikan dilakukan pada anggota tim yang menyebar di titik yang dinilai bahaya.
Senin, 1 November 2010, 12:32 WIB
Ita Lismawati F. Malau
Gunung Merapi (ANTARA/Wahyu Putro A)
BERITA TERKAIT
  • Hutan di Klaten-Boyolali Tertutup Abu
  • Brimob Amankan Harta Pengungsi Merapi
  • Bupati Sleman: Merapi Meletus, Jangan Panik
  • Letusan Merapi ke Arah Boyolali dan Klaten
  • Merapi Semburkan Awan Panas, Warga Panik
VIVAnews - Sekitar 120 petugas tim SAR gabungan ditarik dari beberapa titik di sekitar Gunung Merapi. Hal ini dilakukan menyusul awan panas (wedhus gembel) yang kembali turun, pagi tadi.

Menurut Koordinator Tim SAR Sleman, Suharyono, penarikan dilakukan pada anggota tim yang menyebar di Purwobinangun, Hargopinangun, Kaliurang, Kaliadem, dan Kepuharjo. "Menyusul beberapa letusan pagi tadi. Kami khawatir awan panas akan mengenai para anggota Tim SAR," kata dia, Senin 1 November 2010.

Kekhawatiran ini muncul, kata dia, setelah angin di sekitar Gunung Merapi tidak bisa diprediksi arahnya. "Sampai sekarang masih berubah-ubah," kata dia.
Dia tak mau ada korban jatuh lagi, termasuk dari petugas.  Selain itu, dia meminta para pengungsi tidak panik dan kalut pasca-ledakan terakhir. Ketakutan ini, menurut dia, muncul setelah ada kabar tak benar yang disebarkan  orang-orang yang tidak bertanggung jawab mengenai keamanan wilayah pengungsian.  "Percayalah pada Satkorlak. Semua informasi yang benar akan kami sampaikan kepada pengungsi," kata dia.
Sampai saat ini, kata dia, petugas masih menunggu sampai Gunung Merapi mereda.
Laporan: Fajar Sodiq | Yogyakarta
• VIVAnews
Masukkan Data-Data Anda Di Bawah! Dapatkan Petuah Sukses Secara Berkala - Selamanya GRATIS! :-)

Name:
Email:

0 komentar:

toko-delta.blogspot.com

Archives

Postingan Populer

linkwithin

Related Posts with Thumbnails

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.